Kiat menuju bulan ramadhan

Assalamualaikum… Sahabatku pembaca yang budiman semoga dalam keadaan sehat serta diberi kemudahan dalam beraktivitas sehari-hari.

Tak terasa ya sahabat sebentar lagi bulan ramadhan akan tiba meski masih dalam keadaan polemik pandemi virus kita tetep harus bersiap-siap menyambut bulan ramadhan ini dengan penuh suka cita serta menyiapkan diri supaya tetap lancar dalam menjalaninya

Bacaan Lainnya

Nah di bawah ini kita akan sedikit menjabarkan kiat-kiat untuk menghadapi bulan ramadhan agar supaya puasa serta ibadah yang lainya menjadi berkualitas dan lancar tanpa banyak hal-hal yang terlewatkan, silahkan di simak ya sahabat.

1. Bersiap secara rohani penting ya sahabat mempersiapkan diri secara rohaniah agar ketika kita bersua dengan bulan yang istimewa itu bisa tertata hati dengan jiwa legowo, dengan cara pemanasan ibadah misal dengan membiasakan puasa di bulan sya’ban ini, sedikit menambah sholat sunnah, menambah amal kebaikan yang lainya, dengan cara itu kita bisa menyambut bulan ramadhan dengan keromantisan bukan nampak jadi beban berat di hari-hari awal kita masuk bulan tersebut.

2. Persiapkan finansial kita umum bagi kita di mana bulan ramadhan tiba bukan ibadah yang di kerjakan secara totalitas malah-malah kita sibuk mencari pundi-pundi rupiah yang tiada habisnya itu, seakan bulan ramadhan menjadi ladang dagang bukan ladang amal ibadah, nah sahabat penting bagi kita mengedukasi diri kita dengan bersikap bijak dalam hal ini, tata kembali tujuan kita sebelum masuk bulan berkah itu dengan mempersiapkan finansial kita dengan cara menabung sedari awal supaya meminimalisir tindakan-tindakan yang bakal merugikan kita itu.

3. Bersiap dengan pasar kaget para ibu-ibu rumah tangga mungkin banyak ya sahabat yang tergugah jiwanya tatkala puasa sudah akan usai seakan di landa gusar gelisah tak tentu arah atau jangan-jangan kita pun sedemikian jikalau baju baru belum sempat terbeli heheheh, nah untuk sedikit mengurangi kecemasan ibu-ibu serta kita-kita ini alangkah baiknya kita serang kebutuhan kita mulai sedari sekarang misal dari kebutuhan-kebutuhan makanan yang bisa di simpan serta baju baru mungkin bisa di persiapkan toh juga harganya masih masuk akal, intinya sat set sat set heheh

4. Fokus dengan apa yang di tuju terakhir iyalah perbaiki niat apa yang ada di benak masing-masing sahabat, mungkin kita akan sia-sia sudah menata dengan seksama akan tetapi niat kita tidaklah kuat bahkan cenderung main-main, ada baiknya kita bersungguh-sungguh bangun keniatan secara utuh supaya asbab ini kehidupan saya dan sahabat bisa melang-lang Buana ke niat keinginan yang tinggi, pada intinya fokuslah dengan puasa dan amal ibadahnya jangan sampai kita di sibukan dengan hal lain seperti prihal hidangan makanan contohnya, belajarlah kesederhanaan menerima apa yang ada.

Karena di balik makna puasa yang besar iyalah terbesit secerca arti penggambaran kehidupan orang-orang yang penuh akan kekurangan makanan dalam perjalanan hidupnya.

Trimakasih….

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.