30 kata kata mutiara bahasa jawa tentang kehidupan

kata kata mutiara bahasa jawa tentang kehidupan
kata kata mutiara bahasa jawa tentang kehidupan

30 kata kata mutiara bahasa jawa tentang kehidupan

Keituber.com – Kata mutiara adalah kata-kata yang dianggap memiliki kebijaksanaan tentang hidup baik dalam hubungan antar individu maupun individu terhadap dirinya sendiri. Mutiara adalah buah dari kerang laut, biasanya berwarna putih yang berharga dan dicari semua manusia.

Read More

1. “Seng sabar yo ngger, dalan uripmu pancen gek kon ngene.”

(Yang sabar ya Nak, jalan hidupmu memang baru disuruh seperti ini)

2. “Kadang niat apik ora mesti tanggepan wong liane apik juga.”

(Terkadang niat baik tidak selalu ditanggapi baik oleh orang lain)

3. “Wong sing bisa sabar rikala susahe, bisa sukur rikala senenge. Bakal mulya uripe.”

(Orang yang sabar saat susah dan bisa bersyukur. Hidupnya akan makmur)

4. “Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu.”

(Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu agar nasibmu baik)

5. “Angele koyo opo adewe arep sabar, nerimo kenyataan seng ikhlas lan karep mikir ayem.”

(Susahnya seperti apa kita harus sabar, menerima dengan ikhlas dan tenangkan pikiran)

6. “Ojo gumunan, ojo getunan, ojo kagetan, ojo aleman.”

(Jangan mudah terheran-heran, jangan mudah menyesal, jangan kagetan, dan jangan manja)

7. “Cuplak andheng-andheng, yen ora pernah panggonane bakal disingkirake.”

(Orang yang menyebabkan keburukan maka semua kebaikannya akan terhapus)

8. “Crah agawe bubrah, rukun agawe santosa.”

(Pertengkaran akan membuat kekacauan, kerukunan akan membuat sentosa)

Gacle Artinya Bahasa Gaul Jawa, Simak Kumpulan Kata Gaul dari Bahasa Jawa Populer

Gacle adalah bahasa Jawa kasar (ngoko) yang dipergunakan di Yogyakarta hingga daerah Jawa Timur. Arti kata gacle dalam bahasa Jawa adalah kuburan

Keituber.com – Sudah tahu Gacle artinya dalam bahasa gaul Jawa ?

Mungkin anda pernah mendengar istilah gacle ini di media sosial, namun tak tahu Gacle artinya dalam bahasa gaul Jawa .

Bagi anda yang tidak begitu mengerti bahasa jawa, tentunya akan bingung Gacle artinya dalam bahasa gaul.

Untuk itu, perlu penjelasan Gacle artinya dalam bahasa gaul Jawa yang populer saat ini.

Gacle adalah bahasa Jawa kasar (ngoko) yang dipergunakan di Yogyakarta hingga daerah Jawa Timur.

Arti kata gacle dalam bahasa Jawa sekaligus bahasa gaul adalah kuburan.

Arti kata gacle adalah ruang lingkup meja berbentuk segi empat yang ditutupi oleh kain.

Orang yang meninggal ditutupi oleh kain, apabila meja dibalik maka bentuk persegi empat itu akan berbentuk seperti kuburan.

Adapun gacle dalam bahasa gaul ini bermakna ungkapan terhadap sesuatu yang berbahaya sehingga bisa menyebabkan kematian.

Sementara ng gacle artinya Bahasa Gaul adalah dikubur.

Kumpulan bahasa Jawa Gaul Lainnya :

Arti Kata Sambat

Melansir dari laman Tribunnews Jatim, bahasa gaul ‘sambat’ ini merupakan salah satu kosa kata dari Bahasa Jawa.

Gacle Artinya Bahasa Gaul Jawa, Simak Kumpulan Kata Gaul dari Bahasa Jawa Populer

Keituber.com – Sudah tahu Gacle artinya dalam bahasa gaul Jawa ?

Mungkin anda pernah mendengar istilah gacle ini di media sosial, namun tak tahu Gacle artinya dalam bahasa gaul Jawa .

Bagi anda yang tidak begitu mengerti bahasa jawa, tentunya akan bingung Gacle artinya dalam bahasa gaul.

Untuk itu, perlu penjelasan Gacle artinya dalam bahasa gaul Jawa yang populer saat ini.

Gacle adalah bahasa Jawa kasar (ngoko) yang dipergunakan di Yogyakarta hingga daerah Jawa Timur.

Arti kata gacle dalam bahasa Jawa sekaligus bahasa gaul adalah kuburan.

Arti kata gacle adalah ruang lingkup meja berbentuk segi empat yang ditutupi oleh kain.

Orang yang meninggal ditutupi oleh kain, apabila meja dibalik maka bentuk persegi empat itu akan berbentuk seperti kuburan.

Adapun gacle dalam bahasa gaul ini bermakna ungkapan terhadap sesuatu yang berbahaya sehingga bisa menyebabkan kematian.

Sementara nggacle artinya Bahasa Gaul adalah dikubur.

Kumpulan bahasa Jawa Gaul Lainnya :

Arti Kata Sambat

Melansir dari laman Tribunnews Jatim, bahasa gaul ‘sambat’ ini merupakan salah satu kosa kata dari Bahasa Jawa.

Arti dari ‘sambat’ umumnya adalah mengeluh.

Jika menilik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) milik kbbi.kemdikbud.go.id, mengeluh memiliki makna menyatakan sebuah kesusahan.

Bisa jadi dikarenakan sebuah penderitaan, kesakitan, kekecewaan dan sifat-sifat sejenisnya.

Kata sambat ini sering diucapkan oleh masyarakat saat dalam kondisi-kondisi yang berat.

Misalnya saja saat mendapati sebuah masalah dalam hidupnya, kemudian menceritakan kepada orang lain.

Di situlah disebut sebagai sambat atau mengeluh.

Sedangkan di media sosial, kata sambat juga sering dijumpai dalam setiap unggahan.

Baik itu di kolom komentar atau sebagai keterangan statusnya.

Untuk mengetahui contohnya, Anda bisa menyimak berikut ini:’

A : Capek banget deh gue semester akhir revisian muluk

B : Ah lu kerjaannya sambat terus soal skripsi

A : Biarin napa sih, capek beneran nih gue.

Arti Kata Ambyar

Melansir dari laman Kompas, Kepala Bidang Pengembangan dan Perlindungan Bahasa Dora Amalia mengatakan, ‘ambyar’ telah resmi berada di KBBI Daring.

Kata ‘ambyar’ resmi pertama kali berada di KBBI pada 28 Oktober 2016.

“Muncul di KBBI Daring sama dengan peluncuran KBBI Daring itu sendiri, yaitu tanggal 28 Oktober 2016,” kata Dora saat dihubungi Kompas.

Sedangkan awal muncul kata ‘ambyar’ ini pertama kali masuk ke KBBI Edisi 2 pada 1991 dengan label asal Bahasa Jawa dan ragam ucapannya.

Pada KBBI daring yang diluncurkan oleh kbbi.kemdikbud.go.id, kata ‘ambyar’ memiliki arti bercerai-berai, berpisah atau tidak berkonsentrasi lagi.

Sedangkan dalam bahasa gaul, kata ‘ambyar memiliki arti kehancuran.

Melansir dari laman Tribunnews Sumsel, kata ‘ambyar’ bermakna kesedihan seseorang yang mendalam.

Kata ‘ambyar’ juga memiliki makna kecewa lantaran sakit hati karena cinta atau sering disebut sebagai patah hati.

Arti Kata Ndak Og

TribuPalu telah menelusuri arti dari kata ‘ndak og’ ini.

Sebenarnya kata tersebut tidak memiliki arti yang spesialatau terkhusus suatu hal tertentu.

Terlebih lagi kata ‘og’ yang berada di belakang kata ‘ndak’.

Melansir dari laman Tribunnews Pekanbaru, ternyata kata ‘og’ sama saja seperti kata ‘ah’ dalam kata ‘ndak ah’.

Pada percakapan bahasa Jawa, kata ‘ndak og’ lebih sering dipergunakan.

Kata tersebut berarti ‘tidak’ baik diakhir dengan ‘og’ ataupun tidak.

Melansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diunggah di kbbi.kemdikbud.go.id, kata tidak memiliki makna penolakan atau penyangkalan.

Tidak dalam bahasa bisa dipermudah dengan kata ‘ndak’ alias tidak.

Terutama bagi orang yang memiliki logat medok kental dengan bahasa Jawa, pasti sering menggunakan kata ‘ndak’ sebagai kata ganti ‘tidak’.

Nah itulah arti yang sesungguhnya dari kata ‘ndak og’.

Selain itu kamu juga bisa memahami beberapa arti dari kata-kata bahasa gaul di bawah ini.

Arti Kata Ngadi-ngadi

Istilah kata ngadi-ngadi ini populer digunakan anak muda, namun masih tak sedikit orang yang tahu apa arti kata ngadi-ngadi sebenarnya.

Istilah ngadi-ngadi ini digunakan anak muda dalam interaksi mereka di aplikasi chat hingga media sosial.

Kata ngadi-ngadi ini terbilang populer digunakan anak muda di TikTok, Instagram, hingga Twitter.

Kata ngadi-ngadi mempunyai beragam pengertian, yang tergantung dengan konteks orang yang mengucapkannya.

Ngadi-ngadi terdiri dari dua pengertian, Yakni arti Ngadi-ngadi dalam bahasa jawa, dan Ngadi-ngadi dalam bahasa gaul.

Dalam bahasa Jawa, kata Ngadi-ngadi memiliki arti manja.

Sementara dalam bahasa gaul, Ngadi-ngadi dapat diartikan sebagai mengada-ngada atau membayangkan sesuatu yang belum terjadi.

Sementara itu, Ngadi-ngadi artinya juga memiliki arti banyak tingkah, nakal, lasak, banyak ulah, dan menjadi-jadi.

Kata ini biasanya diucapkan dengan kalimat “jangan ngadi-ngadi” atau “semakin ngadi-ngadi”.

Contoh penggunaan kata Ngadi-ngadi.

“Kamu makin cantik aja, itu bajunya baru beli ya?”

“Mana makin cantik, kamu ngadi-ngadi nih”.

“Kamu yang bawa sepatu ku ke kosan kamu ya?”

“Gak, jangan ngadi-ngadi”.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *